PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Meraih Keluarga Sejahtera

BERITA


Hanafi - Koordinator Kabupaten Pamekasan

Pamekasan Jadi Tuan Rumah FGD Monitoring Terpadu Percepatan Penyaluran Bansos se-Madura




PAMEKASAN, Guna percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos), pemerintah menggelar focus grup discussion (FGD) monitoring terpadu se-Madura, Senin (27/12/2021) kemarin.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Wahana Bina Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, yang dihadiri oleh Inspektorat Jendral Kemensos RI, Kemenko PMK RI, Polres Pamekasan, Dinas Sosial se-Madura, Korkab PKH se-Madura, Himpunan Bank Negara (Himbara), Korda BSP se-Madura dan Sakti Peksos se-Madura.

Ketua Tim monitoring terpadu program kesejahteraan sosial tahun 2021 kementerian sosial RI, Rika Noer Hayati menjelaskan bahwa kegiatan Monitoring yang melibatkan dari berbagai sektor tersebut sebagai tindak lanjut surat keputusan Menteri Sosial nomor 152/HUK/2021 tentang pengendali realisasi Bansos tahun 2021.

“Jadi kita sengaja datang ke empat kabupaten di Madura dan dipusatkan di Kabupaten Pamekasan, dalam rangka menyusun strategi dan mengurai kendala-kendala serta menyocokkan data yang belum transaksi atau belum terdistribusikan kepada penerima manfaat,” paparnya.

Pihaknya melanjutkan, sehingga dari hasil FGD tersebut kami menyepakiti bersama agar KKS yang belum terdistribusi harus dituntaskan sebelum tanggal 31 Desember 2021.

“Kami berharap, sebelum tutup buku tahun 2021, semua KPM yang bisa dilakukan penyaluran agar segera dintuskan supaya bisa cepat menikmati manfaatnya, baik itu Bansos sembako regular, sembako PPKM, Bansos kemiskinan ekstrim, PKH dan Atensi serta RS RTLH” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pamekasan, M. Tarsun menyambut baik dengan adanya kegitan FGD tersebut.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat menghasilkan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat sehingga masyarakat bisa menikmati bantuan dan terselesainya kendala-kendala,” harapnya.

Pihaknya mengaku banyak masyarakat yang mengadu terkait program Bansos utamanya BPNT, sehingga dengan kegiatan monitoring ini dapat terurai dan dapat dihasilkan suatu keputusan rekomendasi yang baik untuk pengendalian program bantuan sosial.

“Kegiatan FGD se-Madura, cuman karena untuk mengefisiensi waktu maka di tempatkan di Pamekasan. Kita fasilitasi tempat dengan harapan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah Kabupaten Pamekasan untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder dan pemerintah di pusat untuk menuntaskan penyaluran,” pungkasnya. (Supyanto Efendi)


Sumber : Hanafi - Koordinator Kabupaten Pamekasan
Posting : Kurnia Angga, Dit Jaminan Sosial Keluarga
Tanggal : 2021-12-28


Bagikan Berita